Kamis, 20 Desember 2012

BANDENG PRESTO / DURI LUNAK

SEKILAS MENGNAI BANDENG



Ikan bandeng atau sering disebut milkfish di luar Indonesia memiliki nama binomial Chanos chanos yang hidup dalam keluarga Chanidae. Bandeng bisa tumbuh besar hingga 1,7 meter walaupun lebih sering ditemukan bandeng dengan panjang 1 meter. Ikan bandeng ini tidak memiliki gigi dan cenderung memakan alga dan hewan invertebrata. Mereka tersebar di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, berkumpul di daerah pesisir dan kepulauan berkarang. Ikan bandeng akan naik ke daerah air payau seperti rawa, muara sungai, dan kadang menuju ke danau untuk bereproduksi. Ikan bandeng merupakan makanan laut yang penting di kawasan Asia Tenggara dan di beberapa kepulauan Pasifik. Karena tulangnya yang lebih banyak, ikan bandeng jamak diolah agar tulangnya mudah dimakan. Mulai dari sinilah tercipta bandeng presto yang sangat populer di seluruh Indonesia bahkan dunia.

Kandungan Nutrisi Per 100 gram:

Kalori        : 129 kcal
Protein       : 20 gram
Lemak       : 4,8 gram
Kalsium     : 20 mg
Fosfor       : 150 mg
Zinc           : 2 mg
Vitamin A   : 150 SI
Vitamin B1 : 0,05 mg

Terlihat bahwa ikan bandeng memiliki protein tinggi dan rendah kolesterol. Dimana bila Anda rutin mengonsumsi bandeng presto, Anda akan secara otomatis berdiet untuk mencegah penyakit jantung koroner. Selain mencegah jantung koroner, ikan bandeng juga membantu mencegah arteriosklerosis karena mengandung omega-3.  

Manfaat Bagi Perkembangan Anak 

Bukan hanya itu, bagi perkembangan anak, bandeng presto sangatlah sangat dianjurkan, karena membantu meningkatkan potensi kecerdasan dalam masa pertumbuhannya. Bandeng adalah ikan yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Rasanya yang khas serta harganya yang murah membuat ikan ini banyak dilirik untuk dikonsumsi. Namun, disamping rasa yang enak, bandeng memiliki duri yang cukup banyak. Saat ini bandeng disajikan dengan berbagai macam cara, mulai digoreng biasa, Di asap,hingga dimasak menggunakan panci presto hingga duri-duri yang bertebaran di tubuh bandeng hancur seketika.

KAMI JUGA MELAYANI PESANAN BANDENG PRESTO GORENG/NON GORENG,BANDENG ASAP, OTEK ASAP (sebangsa ikan lele yang terdapat disungai air payau), IKAN TUNA ASAP, BARACUDA ASAP, MALADA ASAP, TALANG ASAP, KEPALA IKAN ASAP, PETIS UDANG (Kami memberi GARANSI jika petis rusak dalam waktu 3 bln kami ganti dengan yang baru), TERASI MENGARE Hub: IBU YULIATI / BU YULI 03177648309/ 083857748071 / 031 72721508 SUCI CENTRAL MARKET TRADITIONAL MODERN BLOK I 02 (PASAR PPS)

                           HARGA PAS...KAMI JAMIN ANDA PUAS....

Minggu, 01 Januari 2012

BANDENG ASAP

SEKILAS TENTANG IKAN ASAP

Pengasapan Proses pengasapan ikan merupakan gabungan aktifitas penggaraman, penggeringan dan pengasapan. Adapun tujuan utama proses penggaraman dan penggeringan adalah membunuh bakteri dan membantu mempermudah melekatnya partikel-partikel asap waktu proses pengasapan berlangsung. Dalam proses pengasapan,unsur yang paling berperan adalah asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu(batok kelapa). Pada pengasapan menghasilkan efek pengawetan yang berasal dari beberapa senyawa kimia yang terkandung di dalamnya, khususnya senyawa-senyawa : -Aldehide ( formaldehide dan acetaldehyde), dan -Asam-asam organic (asam semut dan asam cuka).

Ikan Ikan yang akan diolah harus dalam keadaan segar dan tidak mengalami cacat fisik. Berbagai jenis ikan diolah menjadi produk asap misalnya tongkol, cucut, tenggiri, belanak, bandeng, cumi-cumi, dll b. Bahan Bakar / Kayu Untuk menghasilkan ikan asap yang bermutu tinggi sebaiknya digunakan jenis kayu yang mampu menghasilkan asap dengan kandungan unsure phenol dan asam organik tinggi, karena kedua unsur lebih banyak melekat pada tubuh ikan dan dapat menghasilkan rasa, aroma maupun warna daging ikan asap yang khas. Sebaiknya digunakan jenis kayu yang keras atau tempurung kelapa sebagai bahan bakar.

Ikan yang diawetkan dengan pengasapan hanya mempunyai daya awet yang relative singkat,tergantung kepada kesegaran ikan yang dipakai,lama pengasapan, banyaknya asap yang terserap, serta kadar garam dan kadar air pada produk akhir.Untuk memperpanjang daya awet dapat dilakukan dengan cara mengkombinasikannya dengan cara-cara pengawetan lainnya, misalnya menggunakan zat-zat pengawet ( preservative), penggalengan atau penyimpanan pada suhu renda. Menurut hasil percobaan yang dilakukan di Lembaga Penelitian Teknologi Perikanan, ikan bandeng yang diasap dengan cara kombinasi pengasapan panas dan dinginbila disimpan pada suhu kamar hanya tahan sampai 7 hari, sedangkan bila disimpan pada suhu rendah (+30C) dapat tahan lebih dari 150 hari. Kadar garam dan kadar air bandeng asap tersebut masing-masing 4% – 57%.